High Frequency Trading (HFT) adalah trading algoritmik yang dicirikan oleh kecepatan sangat tinggi, tingkat turnover tinggi, dan rasio order-to-trade yang tinggi. Perusahaan HFT menggunakan algoritma canggih dan server yang diletakkan berdekatan (co-located) untuk mengeksekusi trade dalam hitungan mikrodetik.

Karakteristik

  • ⚡ Kecepatan eksekusi: mikrodetik
  • 📊 Ribuan transaksi per detik
  • 🤖 Algoritma sepenuhnya otomatis
  • 🏢 Server co-located dekat bursa
  • 💰 Profit kecil per trade, volume tinggi

Strategi HFT

  1. Market Making — Sediakan likuiditas, profit dari spread
  2. Statistical Arbitrage — Eksploitasi perbedaan harga antara instrumen yang berkorelasi
  3. Latency Arbitrage — Profit dari keunggulan kecepatan
  4. Event Arbitrage — Bereaksi terhadap berita lebih cepat dari yang lain

Dampak pada Trader Ritel

✅ Likuiditas meningkat ✅ Spread lebih ketat ⚠️ Dapat menyebabkan flash crash ⚠️ Keunggulan kecepatan yang tidak adil ⚠️ Tidak dapat diakses oleh individu

Regulasi

HFT kontroversial dan tunduk pada regulasi yang semakin ketat:

  • EU MiFID II — aturan HFT yang ketat
  • US SEC — pemantauan dan circuit breakers